Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

Fact of Magic

Sejak mengetahui lautan bisa terbelah dan angin bisa dikendalikan, Zavk pergi merantau untuk mencari guru yang bisa mengajarinya mantra itu. Sejauh ini, yang paling dia kuasai hanya memindahkan dan mengubah benda-benda kecil di sekitarnya. Itu pun masih level paling rendah. Dia belum bisa memindahkan singgahsana raksasa dari suatu tempat ke tempat lainnya dalam sekali kedip seperti yang dilakukan kakek moyangnya dulu. Atau mengubah tongkat menjadi ular besar dan panjang. Jangankan besar, ular yang Zack hasilkan dari mantranya bahkan bisa dipastikan tidak hidup. “Kenapa kau keras kepala sekali Zavk?! Harusnya kau dengarkan Guru untuk melatih dulu mantra yang kau punya sekarang!” omel Carrl yang dipaksa Zavk untuk ikut perantauannya. K ini mereka sedang berjalan di tengah hutan yang sangat rimbun. Zavk tetap diam mendengar omelan teman rantaunya yang sudah beribu kali itu. Dia tahu persis, menjawab hanya akan membuat Carrl tambah mengoceh panjang. Temannya memang sangat cerewet. “A...

Love and Disease

             Rasa cinta bebas ditujukan pada siapapun. Namun, tak semua rasa itu akan berbalas.             “Pasien atas nama Erik, silahkan memasuki ruang terapi,” teriak salah satu perawat. Aku segera mendorong kursi rodaku ke ruangan yang dimaksud. Langsung disambut terapis pria muda berseragam hijau. Tersenyum formal. Dia Bang Tio, terapis langgananku.             “Siap-siap berkeringat lagi Erik,” Dia memapahku perlahan ke arah Kasur keras dengan banyak alat. Terapi manual segera dimulai.             Disinilah aku menghabiskan sebagian masa hidupku, Pusat Rehabilitasi Medis. Setelah didiagnosa penyakit langka Multiple sclerosis [1] , penyakit yang seharusnya berkemungkinan kecil menyerang lelaki ini justru mendatangiku di usia 16 tahun. Memprihatinkan sekali.     ...

Pembantai Asap

            “Karena penggunaan narkoba dan upaya melebarluaskannya, terdakwa dijatuhi hukuman 10 tahun penjara,” Sang Hakim ketuk palu. Mengakhiri sidang panjang siang ini.             Terdakwa yang dimaksud sedang memberontak tidak terima. Berteriak-teriak semua itu adalah fitnah. Para Penjaga tak mendengarkan, tetap tegas membawanya ke Sel. Keluarga pelaku banyak yang menangis melihat pemandangan itu. Para reporter terus merekam semua yang terjadi. Sedangkan seorang Pria di ujung ruangan dengan santainya melangkah keluar dengan senyum bahagia. Tertawa puas beberapa detik kemudian.             “Aku menang,” gumamnya. Baru berniat pulang, seorang Reporter mencegatnya.             “Dengan Saudara Banu, Anda seorang Saksi saat sidang tadi, Apa anda punya waktu?”    ...

Legenda 3 Negara

                   Legenda Tiga negara Syifa Iswi Liani (sil_syifa05)   Kamu adalah seorang siswi kelas 11 di sekolah populer khusus wanita yang berfasilitas asrama. Bangunan-bangunan di Sekolahmu sangat mewah, semua murid nyaman belajar disana. Kamu merasa beruntung dapat bersekolah disini. Namun, tak ada yang tahu sejarah sekolah ini didirikan. Semua itu baru terkuak ketika angkatan baru menjalani masa orientasi. ***             “Namaku Ona, dari Jepang. Salam kenal semuanya,” Siswi dengan masker menutupi wajahnya berdiri.             “Aku Krasie, lahir di Thailand,” Kali ini Siswi dengan paras seperti keturunan bangsawan yang berdiri.             “Lorona, dari Mexico,” Terakhir, siswi dengan perawakan sedikit tua dari umurnya juga berdiri. ...