Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Pengadilan Latar dan Pelaku

Orang bilang jangan jatuh cinta saat kau berada di Jogja dan Bandung atau bersiaplah sakit hati. Bila ada yang setuju, berarti tulisan ini telah resmi menjadi musuhmu. Karena seluruh kalimat dalam judul ini sengaja disusun untuk mendukung unjuk rasa 'perkotaan'. Andaikata Jogja dan Bandung punya kuasa, mereka pasti menuntut para manusia patah hati yang hanya memedulikan kegengsian untuk tuduhan itu.   Masing-masing mereka sudah memiliki julukan yang lebih indah. Daerah Istimewa Yogyakarta, disebut sebagai kota pelajar karena dihuni oleh Universitas-universitas ternama juga berkumpulnya puluhan Perguruan Tinggi Swasta. "Seharusnya dia dijadikan tempat menumpuk ilmu, bukan menumpuk cinta dengan asa yang hampa," bela Sang Pengacara.   Ketika manusia dilematis mendapati cintanya kandas di jalan malioboro, bukankah yang harus disalahkan adalah ego? Selama ini kamu sudah tau perasaannya hanya semu. Namun kamu memilih untuk melepas kacamata logika sehingga bayangan...

Almamater Ilmu (Puisi)

 Almamater Ilmu Para mafia ilmu berhimpun di panggung semesta Saling bertanya kosong belaka Lagaknya arif mengetahui tiap sudut wawasan Topik akreditasi menjadi intensitas yang diutamakan Presisi derajat martabat mengalahkan suar ilmu Nahas, gelar  tersebut dinamakan 'Mahasiswa' oleh zaman itu. Semat berambat hingga kini Kita, kalian semua, telah memikulnya Hey Mahasiswa Baru!  Agaknya semanggi kelopak 4 berada di tanganmu selalu Bukan tanpa alasan civitas bumi memberimu karpet merah Potongan harga sudah kau dapatkan Kebanggaan 2 sosok berjasa sudah dicalonkan Ayah ibumu, sedang menyiapkan senyum terbaik untuk hari kelulusan  Bahkan 3 calon pimpinan negara ikut serta Mengumbar janji di PT negri Kuasa dari banyak percaya sudah benar-benar sudah kau sandingi Saatnya benak berdemo Apakah ilmu adalah sebuah fomo? Akankah gaya eksis melampaui daya etis? Segera hembuskan nafas Karena jaminan tujuan pasti impas Kampus ini adalah alternatif yang selaras Dan kita, harus menja...

Merawat Literasi, Merawat Kebudayaan

  Kompilasi Haru, Bangga, dan Malu Rekaman data digelar Perkamen dedikasi setajam mawar Tidaklah hidup kecuali berkaca pada masa lalu Maka jasa terbesar dipegang oleh para pengukir batu   Dengannya kita tak perlu mesin waktu Terhadap jasa tak akan buta Para Pendiri Pancasila berjibaku Jejak negara kita heningkan cipta   Sajak proklamasi Bait lagu Indonesia Raya Melahirkan cabang budaya   Kepulauan maritim menjadi saksi Ribuan bahasa menjadi khasnya Cukup menjadi alasan membusungkan bangga   Globalisasi berkata lain Derajat literatur semakin rancu nian Letak strategis diabaikan Sepakat mufakat tak lagi dipegang erat   Dimana negara yang bertradisi? Tanpa sadar ego membungkam literasi Hingga jawaban yang keluar hanya pasi Andai saja semua ini hanya ilustrasi Kecemasan dapat segera dimutilasi Merawat Literasi, Merawat Kebudayaan.   Diakui sebagai rangkaian terindah Selain berikat bunga dan ke...

Alternatif Andalan Masyarakat Dayak Kalimantan (Artikel)

  ALTERNATIF ANDALAN MASYARAKAT DAYAK KALIMANTAN DALAM BERTAHAN HIDUP SEJAK SEBELUM MASA PENJAJAHAN Pemanfaatan Lingkungan dalam Tradisi Masyarakat Nusantara Syifa Iswi Liani A.     PENDAHULUAN Jauh sebelum kalender Masehi menjadi pijakan, telah hidup bangsa-bangsa dengan lapak kehidupan yang tidak dapat kita bayangkan. Meskipun banyak ilmuwan yang mengkaji hal tersebut lalu menghadirkan ilustrasi, intuisi mereka tetap dapat dikategorikan sebagai spekulasi. Dalam Kitab yang dipercayai mayoritas agama di Indonesia, diceritakan kisah suatu kaum bernama Tsamud yang dapat memahat gunung-gunung untuk tempat tinggal mereka. Bangunannya kini masih dapat kita lihat di Lembah Al-Hijr. Mustahil kita temukan hal tersebut di bumi Nusantara. Indonesia dengan Negara kepulauan yang hijau dan Arab Saudi dengan Negara minyak yang didominasi gurun. Keduanya bagai 2 kutub magnet bertolak belakang. Maka hadirlah kajian ekologi yang merupakan kesadaran atas perbedaan sikap Pe...

UKM, Unit Kemodusan Mahasiswa

Unit Kemodusan Mahasiswa Bila dalam lingkup matematika modus adalah data yang paling sering muncul, maka masuk akal modus dalam lingkup percintaan memiliki tujuan ingin diperhatikan. Karena faktanya, data yang paling sering muncul selalu menjadi perhatian siapapun yang melihatnya. Tidak kusangka puluhan teori siklus pengetahuan mata kuliah knowledge management siang ini memengaruhi lamunanku. Ternyata efek paparan pola pikir Zack, Bukowitz, dan William oleh dosen di depan kelas menjadikan otakku termotivasi untuk berfikir teoritis. Doktrin mahasiswa harus berfikir kritis dalam menganalisa setiap problematika hidup ternyata sudah dapat kupraktekkan. Walaupun hanya perkara modus. Sudah menjadi kesepakatan umum bahwa letak kehidupan kuliah bukan hanya pada saat bersitatap dengan dosen menerima materi atau diskusi di kelas. Melainkan pada perkumpulan-perkumpulan elit yang didanai kampus dengan ketertarikan tertentu. Seluruh sivitas kampus menyebutnya, unit kegiatan mahasiswa (UKM). ...