Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Kenangan

  Berkorban Untuk Kenangan 19-07-2020 Piring kotor sisa sajian makanan ringan telah menumpuk di ruang tengah. Sampah snack berserakan dimana-mana. Terlebih lagi sampah gelas plastik mineral, sudah sangat memenuhi meja suguhan di ruangan yang dihuni para lelaki itu. Hanya tawa mereka yang terdengar.             Sebagai tuan rumah, dengan cekatan aku membersihkan semua ‘kekacauan’ itu. Sampah kukumpulkan di kresek besar bekas bawaan buah tangan, sambil kuletakkan piring-piring berisi potongan buah di atas meja menggantikan piring-piring kotor yang langsung kubawa ke tempat cuci piring. Disana sudah ada orang yang mengurus sisanya.             Aku beralih ke Dapur melihat kondisi juru-juru masak disana. Dengan profesioanal mereka tengah menyiapkan hidangan istimewa untuk makan siang. Cicip sana, cicip sini. Menambahkan bumbu di kuali sana. Mengaduk-aduk kuali besar sini,...

Wabah dan Ukhuwah

Wabah Menyebar, Ukhuwah Mengerat 13-05-2020             Semenjak virus covid-19 mulai menyapa dunia, rutinitas sosial tak bisa berjalan se-efektif biasanya. Itu terjadi karena penularan virus covid-19 bermula dari adanya interaksi antar Orang Indonesia dengan Turis yang sudah terinfeksi. Dimana hidung menjadi pintu masuk virus tersebut. Itulah mengapa kita dianjurkan memakai masker selama pandemi ini masih tersebar.             Selain anjuran memakai masker, Indonesia mengadakan suatu gerakan yang dinamakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Itu lah yang menjadi faktor mengapa sekolah diliburkan, pekerjaan kantoran diminimalisir, dan ditahannya berpergian. Semua dilakukan demi mengurangi dampak keparahan wabah yang terjadi di masa ini.             Agar Indonesia dapat memenangkan perlawanan covid-19, sudah sepatu...

Ramadhan di Era Covid-19

Keserasian Antar Puasa Ramadhan dan Pandemi Covid-19  15-05-2020 Apa yang bisa Mu’min maksimalkan di masa penuh kekangan ini?                 1 Ramadhan, 1441. Bertepatan dengan 24 April 2020 Masehi. Dimana bumi masih diributkan oleh kasus pandemi yang terus menyebar, Covid-19. Wabah yang tak memerlukan waktu lama untuk dikenal dunia. Tak ada yang tak tahu menahu tentang wabah ini. Kecuali mereka yang tuli, tak bisa mendengar kabar-kabar sekitarnya.             Kehadiran pandemi ini merubah kebiasaan beribadah yang dilakukan setiap penganut agama. Islam, Buddha, Hindu, Kristen, dll. Karena ini bulan Ramadhan, maka yang akan lebih spesifik dibahas adalah agama islam.             Ramadhan kali ini terasa begitu berbeda bagi sebagian orang yang menyadarinya.   Bukan hanya tak bisa ngabubu...

Perkara Waktu

Time Recycle Sekalinya gagal, maka tak pernah tersedia tombol replay . Ia adalah waktu. Sebagai manusia yang banyak melakukan kesalahan selama bernafas, seringkali aku membiarkan detik begitu saja terhempas. Karena aku benar-benar lupa, ada program bernama waktu yang terus dilepas. Hingga di akhir, aku hanya bisa berkata, “Kenapa dulu aku ga gini,” “Kenapa pas SMA aku ga gitu?” “Harusnya dari kemarin ya…,”             Awalnya kukira kesempatanku sudah habis. Memang iya waktu tak pernah bisa diulang. Sebab itu aku sering putus asa terhadap diriku sendiri. Tapi ternyata aku menemukan kesempatan lain di sebuah celah, tanpa harus memohon pada peri serba bisa untuk mengulang waktu. Karena sampai kapan pun itu tidak akan terjadi, kan?             Begini kisahnya. Ketika aku diberi kesempatan oleh sesuatu yang kuanggap sebagai kesalahan, di atas keterpurukan mengecewakan. Sebua...

Egois?

  Si Egois Drrt… drrtt… drrtt             Getaran suara notif susul menyusul terdengar. Aku yang sedang serius mengerjakan skripsi melirik ke arah handphone. Layar hitamnya memperlihatkan pesan masuk di grup chat. Saat tau dari grup angkatan, aku hanya mengabaikannya. Kembali kepada tugas yang lebih penting. Siapa sangka, ternyata Handphone-ku tak berhenti berbunyi sampai terpaksa harus kumatikan.             Aku menekan titik terakhir setelah sadar suara anak-anak berisik bermain di lapangan berganti dengan suara jangkrik malam. Skripsi memang menyeramkan. Membuatku lupa waktu melebihi saat ngerumpi dengan teman seangkatan.             Hey tunggu! Aku langsung teringat Handphone-ku yang daritadi kuabaikan. Saat Hp ku kembali hidup, beribu notif menumpuk di grup angkatan. Aku mulai menduga hal-hal buruk sedang t...