Kenangan
Berkorban Untuk Kenangan 19-07-2020 Piring kotor sisa sajian makanan ringan telah menumpuk di ruang tengah. Sampah snack berserakan dimana-mana. Terlebih lagi sampah gelas plastik mineral, sudah sangat memenuhi meja suguhan di ruangan yang dihuni para lelaki itu. Hanya tawa mereka yang terdengar. Sebagai tuan rumah, dengan cekatan aku membersihkan semua ‘kekacauan’ itu. Sampah kukumpulkan di kresek besar bekas bawaan buah tangan, sambil kuletakkan piring-piring berisi potongan buah di atas meja menggantikan piring-piring kotor yang langsung kubawa ke tempat cuci piring. Disana sudah ada orang yang mengurus sisanya. Aku beralih ke Dapur melihat kondisi juru-juru masak disana. Dengan profesioanal mereka tengah menyiapkan hidangan istimewa untuk makan siang. Cicip sana, cicip sini. Menambahkan bumbu di kuali sana. Mengaduk-aduk kuali besar sini,...